Sambut Kesuksesan Dengan Detoks Emosi Negatif

4tu.org – Bahkan untuk semua orang pasti memiliki sebuah impian untuk bisa menjadi seorang pribadi yang mempunyai kesuksesan. Namun, untuk bisa menuju kesuksesan tersebut pastinya banyak sekali terhadang oleh pikiran penuh dengan beban hidup.

Dengan begitu ada satu solusi yang bisa kalian lakukan yakni dengan melakukan detoks emosi negatif. Memang sulit untuk dipungkiri, hidup manusia tidak akan pernah bisa terlepas dengan apa yang dinamakan masalah. Entah itu masalah finansial keluarga, relasi dengan pasangan, atau urusan di kantor, yang akhirnya membebani emosi dan pikiran.

Menurut Veronique Ficheux, seorang konsultan dan motivator dari Prancis, beban pikiran dan emosi itulah yang dapat memperlambat jalan Anda mencapai keberhasilan di segala aspek kehidupan. “Biasanya dalam bentuk ketakutan dan emosi. Semakin berat bebannya, jalan pun semakin melambat,” kata Veronique di Keraton At The Plaza, Jakarta Pusat belum lama ini.

Hampir dua pekan Veronique berada di Jakarta untuk mengadakan sesi secara eksklusif di Keraton At The Plaza. Sebagai seorang yang ahli dalam bidang ‘coaching’, perempuan yang bermukim di Bali itu membantu orang menghadapi berbagai permasalahan hidupnya.

Bukan solusi yang ia tawarkan melainkan mendetoks orang-orang dari emosi negatif. Dengan harapan, detoks membuat pikiran menjadi lebih jernih sehingga memberikan perspektif baru dalam mengungkap solusi dari permasalahan tersebut. “Anda dapat membiarkannya permasalahan tersebut menguasai Anda, atau sebagai titik mula untuk menjadi pribadi yang lebih baik sekaligus memotivasi orang banyak,” ujar Veronique.

Sudah hampir 18 tahun, dirinya mendalami dunia ‘coaching’. Semuanya berawal dari kehidupan yang dijalaninya sudah sampai titik jenuh. Dirinya pun merasa jika tidak bisa puas dengan profesinya sebagai ahli finansial di Hong Kong. Kehidupan pribadinya pun tak sesuai dengan ekspetasi.

Singkat cerita, Veronique tanpa disengaja mengikuti sebuah sesi ‘coaching’ yang mengembalikan motivasi dan semangat hidupnya. Terinspirasi oleh motivator ternama Tony Robbins, ibu satu anak ini pun menseriusi bidang tersebut sebagai profesi barunya. “Senang rasanya bisa membantu orang. Seperti merapikan benang-benang yang kusut menjadi rapi kembali,” katanya.