Penyebab Masalah Rambut Rontok Yang Tidak Banyak Diketahui

 

 

 

4tu.org – Pertumbuhan rambut dipengaruhi oleh beberapa faktor termasuk juga kesehatan tubuh, meskipun kalian telah melakukan berbagai perawatan rambut tetapi bila kesehatan tubuh tidak dijaga dengan baik maka kalian akan tetap mengalami masalah rambut, seperti rambut rontok.

Tetapi banyak orang yang tidak tahu dan tidak menyadari kesalahan tersebut. Berikut ini beberapa hal yang dapat menyebabkan rambut rontok :

1. Stres

Yang dimaksud stres dalam hal ini yakni stres yang hadir akibat adanya kejadian yang membuat trauma secara psikologi misalnya mengalami kecelakaan, pasca operasi, sembuh dari sakit kepanjangan serta penurunan berat badan secara drastis.

2. Anemia

Keadaan tersebut dapat terjadi saat kalian mengalami kekurangan zat besi serta sel darah tidak mampu mengalirkan oksigen ke seluruh tubuh termasuk pada bagian rambut. Sehingga membuat kepala mengalami kekurangan oksigen dan menyebabkan kerontokan pada rambut.

3. Kekurangan protein

Bila tubuh mengalami kekurangan ptotein maka juga akan mempengaruhi ketersediaan protein pada rambut sehingga dapat mempengaruhi pertumbuhan rambut serta menyebabkan kerontokan.

Orang Yang Kemungkinan Mengalami Anemia

 

4tu.org – Keadaan dimana tubuh mengalami kekurangan sel darah merah merupakan kondisi yang kerap kali dialami oleh seorang wanita. Terutama ketika sedang mengalami tamu bulanan atau menstruasi. Dikutip dari laman The Health Site, Kamis (6/7/2017) data hasil observasi menunjukkan kebanyakan wanita yang berusia 18-45 tahun terbukti mengalami berbagai tipe anemia termasuk anemia kronis.

Wanita yang memiliki risiko lebih besar mengalami anemia adalah ketika baru saja melahirkan ataupun wanita yang sedang hamil. Tetapi, tidak hanya wanita yang memiliki risiko mengalami anemia atau kurang darah buktinya orang yang melakukan diet malnutrisi juga memiliki risiko terkena anemia.

Bagi kalian yang sering mendonorkan darah juga memiliki kemungkinan risiko anemia. Anemia tidak hanya dialami oleh orang dewasa aja, tetapi bayi dan anak-anak pun dapat terkena anemia terlebih bagi bayi yang terlahir prematur.

Bila kalian sedang menjalani diet vegetarian dan mengalami kekurangan asupan zat besi bagi tubuh atau terlalu menghindari makanan yang mengandung karbohidrat dan lemak juga akan memiliki resiko terkena anemia lebih besar.

Diefisiensi zat besi dan kehamilan merupakan salah satu penyebab anemia sedang dan ringan. Dalam beberapa kasus ditemukan anemia kronis yang dapat mempengaruhi keualitas hidup dan kesehatan kalian. Seperti kondisi talasemia beta, anemia makrositik dan lainnya.

Studi diatas juga menunjukan 8,4% contoh menyebutkan talasema beta dan kelainan genetik yang serius merupakan penyebab anemia. Ketika dalam kondisi tersebut melakukan tes skrining merupakan keharusan yang harus segera dilakukan karena dapat diturunkan pada keturunan. Anak yang memiliki talasema beta kemungkinan akan tidak tumbuh dengan normal.

Oleh karena itu, bagi setiap wanita yang sedang mengandung untuk selalu memeriksakan kondisinya pada dokter supaya terdeteksi adanya talasema atau tidak.