Bakteri Negatif Yang Timbul Saat Menstruasi Harus Diperhatikan Oleh Para Wanita

4tu.org – Waktu menstruasi begitu penting untuk seorang wanita. Dan pada saat wanita sedang menstruasi, pada saat itu lah masa-masa sensitif para wanita. Pada saat datang bulan begitu banyak bakteri negatif yang hadir di daerah kewanitaan.

Hal tersebut disebabkan dengan bertambah karena meningginya tingkat keasaman pH yang terkait dengan darah yang dikeluarkan. Dalam kondisi yang seperti itulah, kemungkinan terjadinya kontaminasi bakteri menjadi semakin tinggi dan dapat mengakibatkan pada vaginitis, yang memiliki gejala seperti gatal, rasa terbakar, iritasi, bau tidak sedap, dan keputihan.

Tidak hanya bakteri negatif yang bertambah drastis, pada saat menstruasi juga lendir yang menjadi pembatas antara leher rahim menghilang, sehingga bakteri-bakteri yang berada di area vagina bawah dapat mengakses daerah leher rahim.

Mayoritas wanita dengan kondisi tuba falopi normal dapat mengalami siklus menstruasi dua arah (retrograde menstruation). Siklus dua arah terjadi ketika sel darah dan jaringan yang seharusnya terbuang ke vagina juga mengalir ke arah leher rahim dan tuba falopi. Kondisi ini memungkinkan kontaminasi mikroorganisme yang semakin tinggi karena adanya aliran dari atas ke bawah dan sebaliknya, sehingga penyebaran mikroorganisme menjadi semakin tinggi saat menstruasi.

Salah satu hal yang menyebabkan banyaknya kasus yang terjadi di mana adanya infeksi saluran kemih atau kelamin yang terjadi pada saat kelarnya masa menstruasi. Dengan begitu, sangat penting untuk para wanita dalam membersihkan daerah kewanitaannya dengan lebih teliti dan juga rajin pada saat menstruasi dengan cara menjaga kelembapan di daerah kewanitaan.

Untuk menjaga kesehatan kewanitaan saat risiko infeksi meningkat, terutama saat periode menstruasi, sebaiknya para wanita membersihkan organ kewanitaan secara teratur dengan cara membasuh organ intim dari depan ke belakang dan dikeringkan dengan baik. Sangat disarankan mengganti pembalut sesering mungkin, setidaknya tiga-empat jam sekali, untuk menghindari kelembapan pada organ kewanitaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *